Rabu, 30 Maret 2011

Pengujian Kesehatan PNS

Kesempurnaan PNS perlu dijamin dan dipelihara kesegaran dan kesehatan jasmani serta rohaninya, maka dalam rangka menjamin kesempurnaan tersebut dipandang perlu diadakan pengujian kesehatan secara tertib, teratur, dan berkelanjutan agar PNS dapat melaksanakan tugasnya secara berdaya guna dan berhasil guna. Pejabat yang berwenang mengajukan permintaan pengujian kesehatan adalah :

1) Menteri, Jaksa Agung, Pimpunan LPND, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara, Gubernur KDH Tingkat I, Bupati/Walikota Madya, KDH Tingkat II, untuk CPNS/PNS semua golongan ruang.

2) Gubernur KDH Tingkat I/Pimpinan Instansi yang menerima perbantuan untuk CPNS semua golongan ruang yang diperbantukan pada DO atau Instansi lain.

Yang berwenang menguji kesehatan adalah :

1) Dokter penguji tersendiri

2) Tim Penguji Kesehatan

3) Tim Khusu Penguji Kesehatan

Dokter penguji tersendiri, melakukan pengujian kesehatan :

1) CPNS yang akan diangkat menjadi PNS golongan ruang II/d kebawah

2) Pelajar atau mahawiswa yang akan menuntut pelajaran dalam rangkat ikatan dinas dengan pemerintah

Tim penguji kesehatan melakukan pengujian kesehatan

a. CPNS yang akan diangkat menjadi PNS golongan ruang III/a ke atas

b. PNS yang :

1. Menurut pendapat pejabat yang berwenang tidak dapat melanjutkan pekerjaannya karen kesehatan

2. Oleh pejabat yang berwenang dianggap memperlihatkan tanda-tanda suatu penyakit atau kelainan yang berbahaya bagi dirinya dan atau lingkungan kerjanya

3. Setelah berakhirnya cuti sakit menurut peraturan yang berlaku, belum mampu bekerja kembali

4. akan melaksanakan tugas tertentu di luar negeri

5. akan mengikuti pendidikan/latihan tertentu

6. akan diangkat dalam jabatan tertentu

Hasil pengujian kesehatan dapat berupa :

1) memenuhi syarat untuk semua pekerjaan

2) memenuhi syarat untuk jenis pekerjaan tertentu

3) ditolak sementara, perlu pengobatan/perawatan

4) ditolak tidak memenuhi syarat untuk menjalankan tugas sebagai PNS

hasil kesehatan berlaku untuk 1 (satu) tahun TMT dikeluarkannya surat keterangan tentang hasil ujian.


DOKTER PENGUJI TERSENDIRI, dokter yang bekerja pada suatu Unit Pelaksan Rumah Sakit atau Puskesmas yang sekurang-kurangnya memiliki laboratorium untuk pemeriksaan darah, air seni, tinja dan mempunyai karit baca untuk memeriksan virus. Dokter Penguji Tersendiri melakukan pengujian kesehatan :

1) CPNS yang akan diangkat menjadi PNS golongan ruang II/d kebawah

2) Pelajar atau mahasiswa yang akan menuntuk pelajaran dalam rangka ikatan dinas dengan pemerintah.

TEAM PENGUJI KESEHATAN, berkedudukan sekurang-kurangnya di Rumah Sakit Kelas C, atau untuk propinsi yang belum mempunyai Rumah Sakit kelas C, maka team penguji kesehatan berkedudukan di Rumah Sakit Propinsi.

Team Penguji Keshatan melakukan pengujian kesehatan :

1) CPNS yang akan diangkat menjadi PNS golongan ruang III/a ke atas

2) PNS yang :

(1) Menurut pejabat yang berwenang tidak dapat melakukan melanjutkan pekerjaan karena kesehatan

(2) Oleh pejabat yang berwenang dianggap memperlihatkan tanda-tanda sesuatu penyakit atau kelainan yang berbahaya bagi dirinya sendiri dan atau lingkungan kerjanya

(3) Setelah berakhirnya cuti sakit, menurut peraturan yang berlaku belum mampu bekerja kembali

(4) Akan melaksanakan tugas tertentu di luar negeri

(5) Akan mengikuti pendidikan/latihan tertentu

(6) Akan diangkat dalam jabatan tertentu.

----------------------------------------------------------------------------------------------

  • PP 26/77 tentang Pengujian kesehatan PNS dan tenaga-tenaga lainnya yang bekerja pada Negara Republik Indonesia.
  • SE Ka BAKN 15/SE/77 tgl 1 juli 1977 tentang pelaksanaan pengujian kesehatan PNS dan Tenaga-tenaga lainnya pada Negara RI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar